Detak-Palembang.Com PALEMBANG – Wakil Walikota, Fitrianti Agustinda (Finda) menghimbau masyarakat untuk tidak menangkap ikan secara ilegal menggunakan setrum atau racun karena bisa mengakibatkan kerusakan lingkungan, hal itu dikatakannya usai menabur benih ikan di Sungai Musi, Rabu (21/08).

Penangkapan ikan menggunakan cara setrum dan racun menggunakan zat kimia dapat merusak ekosistem di Sungai Musi. Tidak hanya itu ia mengatakan banyak lagi kerugian yang diakibatkan dari penangkapan secara ilegal tersebut, antara lain bisa mengancam jiwa dan kesehatan.

“Penyetruman dan racun ikan sangat berbahaya karena bukan hanya ikan yang besar tetapi anak ikan juga turut mati karenanya. Saya minta OPD untuk melakukan sosialisasi kepada masyarakat terutama nelayan untuk tidak menggunakan cara ilegal untuk menangkap ikan,” katanya.

Lanjutnya, akan ada sanksi bagi masyarakat yang kedapatan menangkap ikan menggunakan cara setrum dan zat berbahaya. Ia akan membawa pelaku penangkapan ikan secara ilegal ke jalur hukum.

“Setiap tindakan yang melanggar hukum akan ada sanksi, termasuk penangkapan ikan secara ilegal menggunakan setrum dan racun. Saya berharap masyarakat menyadari berbahayanya menangkap ikan dengan cara-cara itu,” tutupnya.