Pelaku perampokan yang berhasil dilumpuhkan polisi

Detak-Palembang.com PALEMBANG – Aparat kepolisian Satreskirm Polresta Palembang berhasil menangkap sekaligus melumpuhkan perampok bersenjata api di Toko Evo Petshop di Jalan DI Panjaitan Palembang Selasa,(5/8).

Pelaku bernama Dedi Okumura alias Ismael alias jumbo (30) karena berusaha melawan dan kabur polisi terpaksa melesatkan timah panas sebanyak dua lubang tepat di mata kaki kanan dan dengkul di kaki kiri.

Awalnya pelaku melancarkan aksi brutalnya pada Sabtu tanggal 25 Mei 2019 di toko Evo Petshop sekitar pukul 07.30 WIB. Saat itu karyawan toko diketahui bernama Deni Setiawan dan Meitwita Ruriati seperti biasa membuka toko tiba-tiba pelaku dan rekannya (masih DPO) menggunakan helm dan masing-masing menggunakan senjata api masuk.

Lalu mengancam dengan senjata api satu orang pelaku mengikat tangan Deni Setiawan mengambil handphone Oppo A3S warna merah miliknya dan memasukkannya ke kamar mandi sembari mengancam dengan senjata api. Tidak hanya itu pelaku juga berhasil mengasak uang tunai dari dalam laci sebesar Rp. 12.000.000,

Atas kejadian itu pemilik toko bernama
Rizki Ap (27) warga Gang Pemda Kelurahan Srikaya Kecamatan Alang-alang Lebar melaporkan ke Polresta Palembang. Alhasil polisi mencium keberadaan pelaku yang bersembunyi di Lubuk Linggau menangkap dan membawahnya ke Palembang untuk di jebloskan kedalam sel tahanan Senin,(5/8).

Kasat Reskrim Polresta Kompol Yon Edi Winara mengatakan, setelah mendengar adanya laporan itu dia langsung mengirim dua tim dari Unit Pidana Umum dan Tekap 134 anti bandit untuk meringkus pelaku.
“Setelah melakukan penyelidikan dan penyidikkan berdasarkan laporan mengamankan tersangka Dedi Okumura Als mael Als Jumbo di persembunyiannya di LInggau
Tersangka mengakui benar melakukan pencurian dengan kekerasan di TKP tersebut diatas bersama rekannya E (DPO). Pelaku sekarang sudah berada di sel untuk mempertanggungjawabkan perbuatannya,”ujarnya

Dibincangi pelaku Dedi Okumura berdalih baru kali pertama. Dia sangat menyesal karena faktor ekonomi. “Saya dapat bagian uang sebesar Rp. 6,5 juta dan Hp Oppo A3s warna merah (milik karyawan toko). Itu berbagi dengan rekan saya satunya. Sumpah saya sangat menyesal,”tuturnya.(molem)