Detak-Palembang.com PALEMBANG – Perusahaan Daerah Air Minum (PDAM) Tirta Musi kini tengah diintai aparat kepolisian Unit Tindak pidana korupsi (Tipikor) Satreskrim Polres Polresta karena mencium adanya dugaan kerugian negara.

Hal itu diungkap langsung Kanit Pidkor, Iptu Hamsal mengatakan, pihaknya tengah melakukan penyelidikan di perusahaan berplat merah itu.

“Sekarang kita lagi selidiki PDAM Tirta Musi yang ada di Rambutan. Tentunya terkait adanya kejahatan terhadap kerugian negara,”ucapnya Rabu,(28/8/2019) di Polresta Palembang

Diakuinya sebenarnya pihaknya mendapatkan laporan langsung dari pihak PDAM Tirta Musi. Hal itu membuat tim nya bisa mendapatkan laporan secara detail.

“Indikasinya ada oknum disana melakukan pemalsuan data sehingga terjadi kerugian,”jelasnya lagi

Saat dibincangi lagi lebih dalam Hamsal akhirnya menyebutkan jumlah kerugian yang diderita negara sebesar 250 juta. Hal itu dilakukan seorang karyawan PDAM Tirta Musi yang berkerja di bagian divisi penagihan.

“Ini seorang oknum ya! Dia meminta uang kepada konsumen untuk membayar tagihan air ke rumah rumah. Tapi uang tidak di setor tapi data konsumen itu telah membayar. Artinya konsumen memang tidak dirugikan tapi saat diinput data adanya kerugian negara sebesar Rp 250 juta,”paparnya

Disinggung aktifitas yang dilakukan pelaku telah berlangsung lama. Hamsal menjawab hal itu dilakukan pelaku sejak tahun 2018 sampai 2019.

“Setelah semua data kita kantongi kasus akan segera kita gelar,”pungkasnya.

Sementara itu Direktur Utama PDAM Tirta Musi Andi Wijaya menuturkan enggan memberikan komentar terkait adanya aksi pihak kepolisian yang tengah menyelidiki kantornya.

“Saya tidak mau bicara soal itu,”jelasnya singkat saat di hubungi via telepon pribadi

Lalu ketika ditanya indikasi dugaan korupsi itu dilakukan oleh salah satu oknum karyawan PDAM Tirta Musi notabene orang dalam. Andi juga kembali tak ingin berkomentar.

Selanjutnya ditanya lagi tentang pihaknya sendirilah yang melaporkan adanya dugaan korupsi yang merupakan kejahatan terhadap negara juga berdampak kepada kerugian laba perusahaan dilakukan oknum PDAM Tirta Musi. Big bos PDAM Tirta Musi kembali enggan memberikan komentar terhadap kasus tersebut.

“Percayakan saja sama kepolisian kami juga tidak bisa jawab. Tanya saja sama pihak kepolisian,”tutupnya.
(molem)