Detak-Palembang.com PALEMBANG – Seakan tak mengenal lelah, Satuan Tugas Gabungan (Satgasgab) Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) terus menerus bahu membahu berjibaku memadamkan api yang membakar lahan di sejumlah daerah di wilayah Sumatera Selatan, Minggu (11/8/2019).

Satgas Karhutla yang tergabung dari berbagai unsur seperti, TNI, Polri, BPBD, BNPB, MPA dan lainnya seakan tak kenal lelah pagi, siang dan malam mendatangi lokasi titik api dari satu daerah ke daerah yang lainnya untuk memadamkan karhutla.

Tim Subsatgas berada di lokasi, memadamkan api yang membakar lahan yang di Desa Rawa Jaya, Kecamatan Pemulutan, OI. “Saat ini api sebagian besar sudah padam, hanya beberapa titik di beberapa lokasi mengeluarkan asap”, kata Dansubsatgas OKI, Letkol Inf Riyandi.

Selain di desa Rawa Jaya, api juga membakar lahan di dekat kawasan Jalan Tol Palembang – Indralaya (Palindra) KM. 16, Kecamatan Pemulutan, OI. Namun berkat kesigapan Tim Satgas, api dapat dipadamkan. 

Selain dari jalur darat, proses pemadaman menggunakan helikopter Water Bombing (WB) juga sering kali dilakukan, tak hanya menggunakan helikopter milik BNPB, helikopter milik swasta juga turut dikerahkan membantu memadamkan api di daerah Ogan Ilir (OI), Muara Enim dan Musi Banyuasin (Muba) sejak pagi hingga sore hari, Minggu (11/8/2019).

Hingga sore hari ini, berkat kegigihan petugas Tim Satgas, api yang membakar lahan di wilayah Muba, Muara Enim dan Ogan Ilir sebagian besar telah padam, hanya tinggal beberapa titik yang mengeluarkan asap.

Sebagian Tim Satgasgab kembali ke pos masing-masing, sebagian lagi Tim satgas  melaksanakan patroli pengawasan api.

Kepada seluruh anggota Satgas, Danrem mengucapkan terima kasih atas pelaksanaan tugas yang luar biasa sampai dengan malam ini.

“Walaupun hari ini Hari Raya Idhul Adha tapi masih tetap semangat”, ucap Danrem 044/Gapo Kolonel Arh Sonny Septiono, selaku Dansatgas Sumsel. Minggu (11/8/2019).

“Untuk Satgas Darat malam ini laksanakan patroli antisipasi kebakaran malam hari. Tetap Semangat….”, tegasnya.

Dandim Muba Turn Langsung

Petugas gabungan Satgas Karhutla yang terdiri dari TNI, Polri, Manggala Agni, BPBD dan BNPB serta Masyarakat Peduli Api (MPA) terus menerus melakukan pemadaman api yang telah melahap puluhan hektar lahan gambut di beberapa lokasi wilayah Sumatera Selatan (Sumsel). 

Seperti yang dilakukan Dandim Muba Letkol Arm Saifudin, sejak pagi hingga malam hari dia berada di lokasi kebakaran turun langsung bersama puluhan petugas Satgas Karhutla memadamkan beberapa titik api yang membakar di wilayahnya Bayung Lincir, Minggu (11/8/2019) malam.

“Saat ini di Bayung Lincir masih ada sekitar dua titik api cukup besar dan 5 titik api kecil. Ada indikasi titik baru yang cukup jauh dari induk api, penyebab dan sumber api masih dalam tahap pendalaman”, kata Dandim Muba Letkol Arm Saifudin. Senin (12/8/2019).

“Kami sudah mengerahkan pasukan di lokasi kebakaran tetapi kendala di lapangan disamping lahan berupa vegetarian kayu keras dan bergambut, peralatan juga terbatas, Satgas Darat mengusahakan tambahan alat dan selang guna pemadaman”, terangnya.

Meski demikian, Dandim mengatakan terus melakukaan koordinasi dengan intansi terkait dan sudah memberikan bantuan semaksimal mungkin. Walaupun masih terjadi kebakaran namun Dandim tetap optimis bisa mengatasi agar kebakaran tidak lebih jauh meluas.

“Kita sudah turun semuanya dengan berusaha mencegah kebakaran agar tidak meluas termasuk permintaan helikopter BNPB Water Bombing untuk memadamkan kebakaran,” terang Dandim.

Seperti diketahui, lokasi kebakaran dengan struktur tanah gambut yang mencapai kedalaman 3 sampai 5 meter meskipun sudah dipadamkan angin yang bertiup kencang membuat bara api timbul dan kebakaran terjadi lagi.

Sementara itu, petugas Kepolisian telah berupaya mengoptimalkan dan memaksimalkan dalam pemadaman api dengan mengerahkan anggotanya.

Selain melakukan tindakan pemadaman Polres Muba dibantu beberapa anggota Kodim juga melakukan tindakan penyelidikan untuk mengetahui penyebab kebakaran dan apabila ada pelaku yang terbukti dengan sengaja melakukan pembakaran akan ditindak tegas.