Detak-Palembang.com PALEMBANG – Seorang ibu Megaria (35) melaporkan anaknya di bawah umur berinisial RS (14) dilarikan orang yang baru dikenal melalui akun facebook (FB) hingga mendatangi sentral pelayanan kepolisian terpadu (SPKT) Selasa,(20/8/2019)

Warga Jalan Panca Usaha, Lorong Halim, Kelurahan 5 Ulu, Kecamatan SU I, Palembang bercerita anaknya sudah hilang sejak 16 Agustus lalu, dimana RS usai jam pulang sekolah pergi ke Jembatan Ogan. Namun beruntung korban bisa selamat dan menceritakan dia dibawah kabur oleh pelaku Hasani (21) teman yang baru dikenalnya beberapa waktu lalu di akun media sosial.

“Ya pak dari informasi yang saya dapatkan dia ini pergi ke Tempat Kejadian Perkara (TKP) sekitar pukul 11.00 WIB, dimana saat bersamaan neneknya jemput RS di sekolah tapi tidak ketemu,” ungkap orang tua RS, Megaria (35) kepada petugas piket Sentra Pelayanan Kepolisian Terpadu (SPKT) Polresta Palembang, Selasa (20/8).

Namun hingga malam harinya RS tidak pulang-pulang sehingga pada Sabtu (17/8) pelapor melaporkan kehilangan orang yang tidak lain RS ke SPKT Polresta. “Saat itu saya sempat melaporkan ke SPKT Polresta Palembang, namun saya mendapatkan informasi bahwa RS ini dibawa kabur terlapor pak,” ungkapnya

Pelapor dan RS mendatangi SPKT Polresta Palembang guna melaporkan Hasani guna mempertanggung jawabkan perbuatannya karena melarikan anak perempuan dibawah umur.

“Saya tidak terima pak atas ulah terlapor, sehingga saya harapkan dengan laporan kepolisian yang saya buat ini dapat menangkap terlapor hingga mempertanggung jawabkan perbuatannya tersebut,” katanya.

Sementara, Kasat Reserse Kriminal Reskrim Polresta Palembang Kompol Yon Edi Winara melalui Kanit II SPKT Polresta Palembang Ipda Juan Pahrul membenarkan adanya laporan terkait melarikan anak perempuan dibawah umur.

“Laporan sudah kita terima dan akan kita serahkan berkas laporan ke unit Reskrim Polresta Palembang guna untuk ditindaklanjuti, sementara untuk pasalnya sendiri yakni 332 KUHP dengan ancaman penjara tujuh tahun,”katanya. (molem)