Detak-Palembang.com PALEMBANG – Kasdam II / Sriwijaya, Brigjen TNI Syafrial, psc., M. Tr (Han)., memberangkatkan 400 Prajurit Yonif Raider 142 / Ksatria Jaya yang tergabung dalam Satuan Tugas Pengamanan Perbatasan (Satgas Pamtas) Darat yang akan bertugas menjaga pertahanan di wilayah Nusa Tenggara Timur (NTT) perbatasan Republik Indonesia (RI) – Republik Demokratik Timor Leste (RDTL), Rabu (28/8/2019) di Dermaga Pelabuhan Kolinlamil Boom Baru, Kota Palembang.

Dalam kesempatan tersebut, Kasdam II/Swj Brigjen TNI Syafrial, psc, M. Tr (Han)., mengatakan bahwa, bagi prajurit tugas merupakan amanah, kepercayaan, harga diri dan kebanggaan. “Oleh karena itu, laksanakan tugas ini dengan penuh totalitas, semangat pengabdian, profesionalitas, dedikasi, disiplin dan rasa tanggung jawab yang tinggi,” ujarnya.

Dia juga berpesan selama melaksanakan tugas, agar memelihara komunikasi dan berkoordinasi dengan Tentara Timor Leste/Upf (Unidade De Patrulhamento De Fronteiras) yang bertugas di perbatasan, untuk menghindari terjadinya salah paham dan mencegah terjadinya provokasi yang dapat merugikan kedua negara.

“Selain itu, jalin komunikasi dan kerjasama dengan masyarakat, Polri, Pemda, Bea Cukai, Imigrasi, Karantina dan Kowil setempat yang bertugas di wilayah perbatasan, apabila sewaktu-waktu  ada permasalahan sehingga dapat diselesaikan dengan bijak dan prosedural”, ujar Kasdam.

“Tunaikanlah tugas ini dengan penuh keyakinan. Jangan pernah ragu, karena pada hakikatnya tugas yang kita laksanakan adalah ibadah. Pelihara kesehatan, keselamatan dan keamanan serta tingkatkan keimanan dan ketakwaan dalam setiap pelaksanaan tugas, dengan cara memperbanyak kegiatan ibadah sesuai agama masing-masing”, pungkas Brigjen TNI Syafrial, mengutip amanat Pangdam II/Swj.

Sementara itu, Kapendam II/Swj Kolonel Inf Djohan Darmawan menjelaskan bahwa, Satgas Pamtas Yonif Raider 142/KJ yang dipimpin Dansatgas Mayor Inf Ikhsanudin, akan melaksanakan tugas pengamanan perbatasan selama lebih kurang sembilan bulan menggantikan Satgas Pamtas terdahulu yaitu Yonif 408/SBH dari Kodam IV/Diponegoro yang telah selesai melaksanakan tugas Pamtas.

Dia juga menjelaskan, selama melaksanakan tugas operasi pengamanan perbatasan wilayah darat RI – RDTL, Satgas Yonif 142/KJ bertugas mencegah terjadinya pergeseran patok-patok batas di wilayah perbatasan, membantu tugas dan fungsi instansi terkait bidang Kamtibmas, Keimigrasian, Bea Cukai dan penanganan awal terhadap pelanggaran tindakan ilegal dan beberapa tugas lainnya, seperti, menjaga penyelundupan barang dan menjaga pelintas batas yang masuk ke wilayah RI maupun Timor Leste.

“Personil Satgas Pamtas diberangkatkan ke wilayah perbatasan dengan menggunakan KRI Teluk Lampung – 540, akan melakukan perjalanan melalui jalur laut ditempuh sekitar kurang lebih satu minggu”, kata Djohan.

“Selanjutnya setelah tiba di Atambua, personel Yonif Raider 142/KJ akan melaksanakan serah terima tugas dan tanggung jawab pengamanan perbatasan di Sektor Timur,” ujarnya.