Detak-Palembang.com PALEMBANG – Bermoduskan sebagai karyawan Go-jek pusat, Agus Salim perdaya korbannya Erza Daryanto (22) warga Jalan Mayor Zurbi Rustam, Lorong Keluarga Lebasi, Kelurahan Sukajaya, Kecamatan Sukarami Palembang.

Akibatnya driver Go-jek ini harus kehilangan uang Rp 16.817.000 akibat mengikuti arahan terlapor untuk mengganti rekening pada ponsel korban ke rekening Bank Central Asia (BCA).

“Kejadiannya pak pada Selasa (27/8) sekitar pukul 14.00 WIB, saya sedang berada di Jalan Sukabangun II, kemudian ditelpon terlapor yang mengaku bernama Agus Salim merupakan karyawan Go-jek pusat pak,” ujarnya kepada petugas piket Sentra Pelayanan Kepolisian Terpadu (SPKT) Polresta Palembang, Rabu (28/8).

Terlapor kemudian meminta pelapor untuk mengubah rekening ponsel ke rekening BCA. “Dia meminta saya mengubah rekening saya pak ke BCA, waktu itu katanya ada perubahan peraturan dalam hal rekening tabungan, dimana perusahaan mewajibkan drivernya menggunakan rekening BCA pak,” katanya.

Lantas terlapor menyarankan pelapor untuk memasukan kode akun baru untuk transaksi Go-jek. “Saya kemudian menuruti semua omongan terlapor pak melalui aplikasi M-banking saya pak,” ungkapnya.

Setelah menuruti semua langkah-langkah yang diberikan oleh terlapor, pelapor lantas mengecek saldo di tabungan. “Usai saya cek pak, uang yang ada di tabungan saya sudah hilang gara-gara saya mengikuti omongan terlapor itu pak,” aku dia.

Sontak pelapor tertunduk lesu dan hanya bisa menyesali kesalahannya yang telah diperdaya terlapor. “Ya pak itu semua salah saya pak, karena saya percaya dan mengikuti langkah-langkah yang diberikan terlapor kepada saya pak,” tuturnya.

Usai kejadian, pelapor lantas mendatangi Polresta Palembang guna membuat laporan kepolisian. “Saya tidak terima pak telah menjadi korban penipuan oleh terlapor ini pak, saya harapkan kasus ini bisa diproses secara hukum dengan menangkap terlapor,” jelas dia.

Sementara itu, kasat Reserse Kriminal Reskrim Polresta Palembang Kompol Yon Edi Winara melalui Kepala SPKT Polresta Palembang AKP Heri membenarkan adanya laporan terkait penipuan yang mengaku sebagai karyawan Go-jek pusat.

“Akibatnya pelapor terpedaya hingga mengalami kerugian Rp 16.817.000, laporan sudah kita terima dan akan ditindaklanjuti oleh unit Reskrim Polresta Palembang, bagi terlapor bila terbukti bersalah akan dikenakan hukuman penjara empat tahun,” tukasnya. (molem)