Detak-Palembang.com PALEMBANG -Badan Narkotika Nasional Provinsi (BNNP) Sumatera Selatan berhasil menghentikan peredaran narkoba jaringan intenasional asal Malaysia yang akan beredar di Kota Palembang.

Hal itu lantaran hari ini Selasa, (27/8) sekitar pukul 08.30 WIB Kasi Penindakan AKBP BNNP Agung Sugiono berhasil menghentikan peredaran narkoba jenis sabu seberat 20 Kilo Gram dan Ekstasi 18.800 butir dari tangan seorang kurir MK. 

Kepalak BNNP Sumsel Brigjen Jhon Turman Panjaitan mengatakan bahwa Narkoba Sabu dan Ekstasi ini diamanakan dari seorang kurir dimana narkoba tersebut berasal dari negara Malaysia, rencana barang haram tersebut akan diletakan digudangnya dikawasan Tangga Buntung 36 Ilir Palembang”ujarnya di gedung BNNP Sumsel Selasa (27/8/2019).

Diceritakannya kronologis penangkapan tersangka MK (27) Warga Palembang ini, berawal dari laporan masayarakat bahwa di daerah kfc simpang Empat Play Over Bandara akan ada pengiriman narkoba jenis Sabu dan Ekstasi dalam sekala besar. “Ada peredaran narkoba jumlah besar akan masuk ke Palembang. Kami langsung segera bertindak,”tegasnya mengatakan saat mendapatkan laporan tersebut

Menurut Jhon barang tersebut milik S (DPO) dimana saat dilakukan penggrebekan bandar tersebut kabur meninggalkan MK dilkokasi penggerebakan. Adapun narkoba tersebut diletakan S didalam mobil Daihatsu Sigra yang  siap untuk diantarkan ke gudangnya”pungkasnya

Dibincangi pelaku MK berdalih tidak mengaku kalau dia membawa narkoba tersebut. Katanya tidak mengetahui  didalam mobil tersebut berisi sabu dan ekstasi berjumlah besar tersimpan disana.

“Sumpah pak, aku idak tau bahwa yang nak kubawak itu isinyo narkoba, cuma aku disuruh S nganterke mobil itu ke daerah Tangga Buntung dengan upah dienjuk duet 2 juta, aku sempat curiga namun aku butuh duet, jadi aku ambek bae tawaran dari S ” kilanya.(molem)