Detak-Palembang.com PALEMBANG – Isu penanganan limbah atau sampah, menjadi salah satu topik yang akan menjadi bahan yang akan dibawa Gubernur Sumatera Selatan H. Herman Deru dalam rapat terbatas (Ratas) dengan Presiden RI di Jakarta dalam waktu dekat.

Diambilnya isu masalah limbah atau sampah dikarenakan Kota Palembang memiliki kontrubusi besar dalam penghasil  sampah dalam jumlah volume yang besar jika dibanding 16 Kabupaten  kota lainnya  di Sumsel.

Untuk kesiapan dalam rapat terbatas dengan Presiden tersebut, Gubernur melakukan rapat dengan jajaran Pemerintah Kota Palembang yang mengkaji tetang  rencana  Pembangunan pengelolaan energi dari sampah di Kota Palembang. Ratas tersebut dipimpin langsung Gubernur H. Herman Derun di Griya Agung, Sabtu (13/7) malam.

“Dari rapat terbatas  ini kemungkinan akan berkembang, ada hal lain yang mungkin ditannya  pak Presiden.  Terutama terkait dengan rencana  Pembangunan pengelolaan energi dari sampah di Kota Palembang,” ucap Gubernur.

Dikesempatan ratas yang langsung dihadiri Walikota Palembang, H Harnojoya, Forkompinda dan OPD terkait di Kota Palembang tersebut, Gubernur meminya penjelasan melalui paparan terutama yang terkait dengan upaya menanganan sampah atau limbah baik sampah organik ataupau un oraganik.

“Intinya kita mendukung apa yang menjadi rencana Kota Palembang dalam penanganan sampah. Ini juga nanti akan kita sampaikan pada pak Presiden. Dan kemungkinan pembicaraan  juga akan membahas masalah infrastruktur,” tegas Herman Deru.

Sementara itu Walikota Palembang H. Harnojoyo menjelaskan, upaya Pemkot dalam menangani sampah telah dikakukan dengan maksimal. Dimulai dari budaya gotong royong membersihan sungai maupun sampahn ruas-ruas  jalan umum. Sedangkan untuk lokasi pembuangan akhir saat ini Pemkot Palembang memiliki 25 hektar di jalan Sukawinatan namun dari jumlah terasebuat  hanya  tersisa 3 hektar saja.

“Karena lokasi pembuangan kian terbatas kita akan carikan solusi yakni menggunakam teknologi incinerator. Namun saat ini masih terganjal  masalah administrasi karena itu kami minta Pak Gubernur dapat membantu. Sedangkan lokasi tempat pembuangan sampah di Karyajaya lahannya tidak besar. Kemungkinan juga terhalang aturan,” papar Harnojoyo.

Dirapat ini juga dibahas terkait dengan kerusakan jalan, kemacetan disejumlah ruas jalan  di Kota Palembang. Pemkot berjanji akan mencari solusi dengan tetap mempertimbangkan azaz keadilan bagi masyarakat.