Detak-Palembang.com PALEMBANG – Rapat Kerja Nasional Asosiasi Pemerintah Kota Seluruh Indonesia (APEKSI) 2019 merupakan ajang yang baik untuk meningkatkan ekonomi kreatif Kota Palembang. 

Walikota Palembang diwakili Asisten I Bidang Pemerintahan dan Kesra Kota Palembang Faisal AR beserta Kepala Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan Sayuti dan Kepala Bagian Tata Pemerintahan Sekretariat Kota Palembang Herly Kurniawan menghadiri acara welcome dinner rapat kerja nasional XIV Asosiasi Pemerintah Kota Seluruh Indonesia (APEKSI) tahun 2019 di The Renaissance Semarang, Selasa, 4 Juli 2019.

“Melalui APEKSI ini kita bisa memperkenalkan serta memasarkan produk kreatif yang ada di Kota Palembang secara luas. Ini tentunya promosi yang baik bagi peningkatan investasi ekonomi kreatif di Palembang,” ujar Faizal AR, Selasa (2/7).

Rakernas APEKSI 2019 dihadiri 98 Kota di Indonesia. Ajang ini sangat tepat untuk belajar dan berbagi ilmu sebagai bekal bagi pembangunan Kota Palembang.

Walikota Semarang Hendrar Prihadi dalam sambutannya mengapresiasi kehadiran walikota se-Indonesia. Dirinya berharap, Rakernas APEKSI dapat memberikan kebaikan bagi Kota Semarang dan seluruh anngotanya. 

Sementara Ketua Dewan Pengurus APEKSI Hj Airin Rachmi Diany mengajak seluruh walikota untuk bersama melaksanakan tugas kewajiban dengan sebaiknya. Dirinya mengapresiasi Pemerintah Kota Semarang yang telah menyelenggarakan APEKSI 2019.

Pada kegiatan tersebut dilakukan penyerahan cinderamata sebagai tanda dimulainya Rakernas APEKSI 2019. Rakernas dilaksanakan pada 2-5 Juli.

APEKSI merupakan wadah yang dibentuk oleh Pemerintah Kota yang bertujuan untuk membantu percepatan pelaksanaan otonomi daerah bagi anggotanya. APEKSI juga bertujuan untuk menciptakan iklim yang kondusif bagi kerjasama antar-Pemerintah Daerah. Selain itu juga bertujuan untuk memperjuangkan kepentingan anggota dalam Dewan Pertimbangan Otonomi Daerah (DPOD) guna diabadikan bagi akselerasi peningkatan kesejahteraan masyarakat melalui demokrasi, peran serta masyarakat, keadilan, dan pemerataan yang memperhatikan potensi dan keanekaragaman daerah.