Detak – Palembang.com PALEMBANG – Pelatih Sriwijaya FC (SFC) Kas Hartadi mengaku tidak akan meremehkan lawanya yang akan di hadapi timnya pada laga ke tujuh Liga 2 kontra PSPS Riau Selasa,(23/7) nanti.

“Setiap pertandingan sepakbola selalu ada kejutan. Jadi kita tidak bisa mengentengkan musuh dalam kondisi apapun,”ucap pelatih asal Solo ini.

Sebenarnya Laskar Wong Kito julukan Sriwijaya FC diprediksikan menang mudah melawan musuhnya nanti. Sebab kondisi tengah terpuruk karena ditinggalkan pelatih dan tujuh pemain andalan.

Sang nahkoda Bona Simajuntak telah mundur 6 hari lalu dan kini melatih PSPS Pekanbaru. Sedangkan tujuh pemain yang mengundurkan diri yakni, Dendi Sembiring (Bek), Ruud Gullit (Gelandang), Sandi Septian (Gelandang), Leonardo (Kiper), Wazir Kahfi (Striker), Finno Andrianas (Kiper) dan Dani Marvelous (Striker).

Namun, sebaliknya kondisi yang tidak menguntungkan bagi PSPS itu dianggap Kas Hartadi bukan suatu kelemahan dan bukan berarti jaminan bagi Sriwijaya FC untuk mendapatkan poin dengan mudah.

“Justru kami harus waspada, PSPS Pekan Baru memiliki motivasi ganda dan kami harus kerja keras menghadapi mereka,” ujar Kas Hartadi.

Dia meminta pemain untuk fokus dan tidak meremehkan tim lawan, karena dalam pertandingan sepakbola selalu ada kejutan-kejutan.

”Kondisi di lapangan kadang berbeda dan saya tidak mau mengomentari tim lawan, lebih baik fokus mempersiapkan para pemain dan tim agar bisa mendapatkan hasil maksimal,” pungkasnya

Sementara itu terkait informasi tersebut Media Officer PSPS Pekabaru atau Riau M Teza Taufik mengatakan bahwa, manajemen PSPS Riau tidak mengetahui pasti penyebab dan alasan kenapa tujuh pemain ini mengundurkan diri.

“Untuk alasannya sendiri saya kurang tahu. Tapi yang pasti mereka mengundurkan diri seusai pertandingan melawan Cilegon United. Mereka bilang ke asisten pelatih,” ujarnya. (molem)