Detak-Palembang.com PALEMBANG – Tempat nongkrong satu ini punya konsep paling beda dan kekinian di kota Palembang. Namanya Kenten Street food berada di jalan MP Mangkunegara simpang Yuka. Bukan sekedar tempat makan nongkrong biasa. Tema outdoor dengan hiasan lampu-lampu bohlam menambah kesan yang mendalam. Ditambah perfomance live music dari band indie lokal Palembang 4tune saat soft opening Kenten Street food. 

Walikota Palembang H. Harnojoyo menghadiri Grand Opening serta meresmikan Kenten Street Palembang di Jalan M.P. Mangkunegara ini akan menjadi salah satu destinasi wisata kuliner di kota Palembang. Tidak lain, keberadaannya guna menarik wisatawan yang datang ke Palembang. 

“Di sini, mereka akan menikmati berbagai kuliner mulai dari pempek hingga makanan kekinian,” katanya, Minggu (14/7).

Saat ini, kota Palembang telah masuk empat kota dan kabupaten kreatif Indonesia, 2019. Dengan demikian, Palembang harus makin banyak destinasi wisatanya, terutama sektor kulinernya. 

“Kita harus kembangkan, tempat-tempat wisata baru dan lainnya,” ujarnya seraya mengajak seluruh warga Palembang menikmati destinasi wisata tersebut. 

“Ayo semua warga Palembang, kita berbondong-bondong meramaikan Kenten Street. Lokasinya yang bagus, bersih dan rapi, ajak keluarga anda untuk datang ke sini,” ajaknya.

Sementara itu Kepala Dinas Pariwisata Kota Palembang, Isnaini Madani mengatakan hadirnya Kenten Street ini menambah destinasi baru di kota Palembang.

“Tempatnya sangat bagus dan layak menjadi destinasi wisata baru yang akan kita kenalkan juga kepada wisatawan yang datang ke Palembang,” ungkap dia, Minggu (14/7/2019).

Tempat nongkrong ini awalnya bekas gedung ekspedisi.

Kenten Street tetap mempertahankan gedung lamanya sehingga menjadi daya tarik tersendiri.

“Konsepnya juga sangat kekinian dan dipadukan dengan konsep zaman dulu. Sangat cocok bagi anak muda dan tempat baru untuk berkumpul,” jelasnya.

Founder Kenten Street, Diky Poerwadi mengusung konsep Garden street. Beratapkan langit dengan binar-binar lampu di halaman seluas 4000 m persegi. Tersedia juga tempat indoor bagi yang ingin didalam ruangan. Buka dari pukul 10.00 WIB hingga 22.00 WIB.

Makanan dan minumannyapun beragam, lengkap dengan 20 tenan pilihan. Mulai dari, pempek, BBQ, kue kuean, Chinese food, sea food, kopi, suki, tai tea, makanan nusantara dan masih banyak lagi. Tak perlu khawatir, tempatnya luas dan mampu menampung 500 pengunjung. 

“Kami merancang selalu ada konsep berbeda dari segi hiburan,” ujar Diky. Setidaknya selalu ada live music dari band berbeda tiap harinya. Kemudian, Sebulan sekali, Kenten Street mengadakan big event. Mengundang bintang tamu ternama dari pemusik, yutuber dan lainya. 

“Kita cari win win solution biar saling menguntungkan dari pelaku ekonomi kuliner, kreatif dan bikin rame bareng tempat ini,” pungkasnya. Kedepan, pihaknya berkeinginan Kenten Street menjadi wadah festifal bagi industri kreatif, ekonomi dan kuliner di kota Palembang. 

Ada 24 mitra yang turut serta di Kenten Street ini, diantaranya, Pisang Tajir, Ayam Karawaci, Rempah Asia, Tutuk Cha, Sakabento, Cincau Heyju, Mie Ayam Sari Rasa, Bakso Babe, Resep Mertua Ibu Oke, Gocard (sosis), Suki Topu, Pondok Kito, Ayam Geprek Que, Oma, Pasta Galeto dan Kedai Lulu. Lalu, Barbeque Houce, Jimbaran, Beringin serta Kebun Buah.

Mitra ini menyajikan berbagai menu mulai dari Ramen, Sate, Jenis Ayam, Suki Sushi, Sate, Bakso, Mie Ayam, Western, dan berbagai menu pempek. “Sangat beragam dan banyak pilihan menu,” ujar Dicky.