Detak-Palembang.com SEKAYU – Libur telah habis, tandanya sekolah tiba. Bisa dibayangkan sibuknya bapak-ibu orang tua didik melebihi demam panggung siswa baru menapaki sekolah baru, teman baru, suasana baru. Tak sedikit orang tua didik sudah senewen semalaman jelang malam hari menuju hari pertama sekolah, menghadapi tahun ajaran baru. Belum lagi para orang tua harus memikirkan dinas, hari kerja di hari pertama weekday. Rungsing ya?  

Beruntung negara tak tinggal diam. Negara menganggap pentingnya tahun ajaran baru. Harus ada kesamaan persepsi antara sekolah dan orang tua.  Jika tidak terjadi kesamaan bisa jadi anak akan menjadi bingung antara pendidikan di sekolah dan di rumah. 

Di Muba, para orang tua didik khususnya para ASN boleh bernafas lega. Setelah semalaman berjibaku menyiapkan segala keperluan sekolah anak hingga pagi-pagi membangunkan dan merayu anak untuk buka mata, mandi, berbaju rapi dan menuju sekolah ternyata didukung negara. Sebagai bagian dari pemerintah pusat, Bupati Muba mengerti kesibukan hari pertama tahun ajaran baru ini.

Dodi Reza Alex lalu mempersilahkan para orang tua untuk mengantarkan anak sekolah. “Ya, silahkan para orang tua antar, dampingi anak di hari pertama tahun ajaran baru. Negara hadir di semua sendi kehidupan masyarakat. Nanti sesudahnya, kembali kerja ya,” kata Dodi. 

Sebuah pemandangan riuh rendah, sumringah nampak menghiasi wajah para orang tua murid di Kabupaten Musi Banyuasin (Kab Muba) khususnya di TK Tarbiyah Islamiyah di Kecamatan Sekayu, Kabupaten Musi Banyuasin (Muba), Provinsi Sumsel.  Tak ada beda, semuanya antusias  mengatarkan dan mendampingi anak-anaknya di hari pertama masuk sekolah.

Ada orang tua yang sekadar menunggu di gerbang sekolah.Tapi ada juga yang ikut mendampingi hingga di depan ruangan kelas. Tampak pula beberapa anak menangis karena melihat ibunya di luar ruangan kelas. 

Orang tua murid TK Tarbiyah Islamiyah Rafa Alfarabi, Lisa mengapresiasi imbauan Bupati Muba H. Dodi Reza kepada orang tua agar meluangkan waktu untuk anaknya di tengah kesibukannya untuk memberi semangat bagi kegiatan pendidikan anak dengan aksi nyata. Senin (15/7/2019) di depan TK Tarbiyah.

Dirinya mengatakan secara pribadi  memang ingin mengantar anaknya ke sekolah untuk memberikan dukungan moril kepada sang buah hati dengan senyuman sumringah.

“Alhamdulilah, terima kasih kepada Bupati Muba Dodi Reza Alex yang sudah menginstruksikan untuk mengantarkan anak sekolah. Benar apa yang telah diintruksikan Bupati kami sebagai orang tua berkewajiban memberikan dukungan kepada anak. Dan Ini merupakan suatu investasi bagus bagi anak-anak. Paling enggak secara psikologis mereka senang ada orangtua hadir, tak hanya kasih biaya tapi bisa hadir dan merasakan,” kata Lisa.

Sekitar pukul 10.00 wib, di gerbang kantor dinas Pemkab Muba buru-buru sekelompok pria wanita berseragam hitam putih bergegas. Wajah mereka berseri. Ada tawa ringan di antara mereka. Sebuah percakapan ringan terdengar. ” Oii Alhamdulillah nian, bos kito paham. Bupati ngenjuk kito nian waktu antar anak hari pertama sekolah ini.”

Jadi Kak?

“Iyo, terpakso tadi absen dulu ke kantor bawa anak terus langsung ke sekolah setelah pamitan wong kantor.”

Nah samo nian Kak.

” Aoo peh masuk kito. Gek ribut pulok kito santai nian mentang dinjuk keringanan.”