Detak-Palembang.com PALEMBANG – Banyak menerima masukan dan keluhan mengenai sistem pelayanan publik di Dinas Catatan Sipil yang menjadi perbincangan masyarakat, Wakil Walikota Palembang Fitrianti Agustinda mengajak kepada seluruh staf dan jajaran Disdukcapil untuk merubah pola kerja yang cepet, singkat sehingga masyarakat tidak terlalu lama menunggu.

Hal ini dibenarkan Fitri bahwa, banyak hal yang sering didengarkan dari curahan hati kawan-kawannya disini dan tujuan saya kesini guna melakukan perbaikan sistem pelayanan disini dengan memberikan arahan kepada mereka, kalau perlu kita adakan kerja sana bersama pihak konsultan supaya lebih ringkas sistem birokrasinya. 

“Ya kalau perlu kita berikan pelatihan-pelatihan terkait sistem pelayanan masyarakat yang baik dan cepet sesuai Standar Oprasional Prosedur (SOP),” kata Fitri saat berdialog dengan seluruh staf Disdukcapil, Rabu (24/7). 

Lanjutnya, seperti kita ketahui masyarakat dalam pembuatan Kartu Tanda Penduduk (KTP) yang sering terjadi lamanya hampir 1 bulan. Maka dari itu kita carikan jalan solusinya tanpa harus menunggu berjam-jam jadi kita persempit lah atau kita buat lebih singkat lah cara pelayanan birokrasi yang ada di pelayanan. 

“Sengaja saya mengajak mereka untuk duduk bersama guna mendengarakan informasi curahan hati banyak pihak sehingga solusi-solusinya bisa kita dapatkan. Memang saat ini terjadi kekosongan blangko sehingga menjadi kendala dalam pembuatan KTP selain itu juga masyarakat terpaksa menerima surat keterangan sementara (Suket),” teranganya.

Sambungnya, jika itu terjadi berulang-ulang maka mereka akan bersamaan datang lagi ke Capil untuk mengambil KTPnya.