Detak-Palembang.Com PALEMBANG – Puluhan massa hang tergabung dalam Gerakan Persatuan Pemuda Mahasiswa Peduli Sumatera Selatan (GPPMP Sumsel) gelar aksi di depan Halaman Kantor Pengadilan Negeri Klas 1A Palembang, untuk mendukung Majelis Hakim agar memberikan putusan terhadap tuntutan 5 Komisioner KPU Kota Palembang yang diduga melakukan tindak pidana pemilu, Senin (08/07).

Eddy, Koordinator Aksi GPPMP Sumsel, dalam pernyataan aksinya mempercayai Majelis Hakim akan memberikan keadilan dalam putusannya sesuai dengan tuntutan dalam kasus tindak pidana pemilu.

“Harapan masyarakat agar benar-benar terealisasi tuntutan masyarakat. Majelis Hakim dalam proses persidangan hari ini memberikan  rasa keadilan,” ungkapnya.

Dalam orasinya juga Eddy meminta agar Komisi Yudisial (KY) Perwakilan Sumsel sebagai pemantau Pengadilan untuk proaktif mengawasi jalannya persidangan dengan terdakwa 5 komisioner KPU Kota Palembang. Diketahui oleh Eddy bahwa KY perwakilan Sumsel sudah melakukan pengawasan persidangan tersebut.

“Mudah-mudahan pengawasan dari KY, hakim dan majelis hakim menjalankan tugasnya sesuai dengan tupoksi masing-masing,” harapnya.

Sementara itu di sisi lain Pengadilan Negeri Kelas 1A Palembang di wakili oleh  Bongbongan Silaban SH, LLM dan Hotnar Simarmata SH, MH, menerima pengunjuk rasa dengan baik dan berterima kasih atas dukungan kepada Majelis Hakim untuk melaksanakan proses peradilan.

“Kami apresiasi aksi hari ini, terima kasih atas dukungannya. Kami berusaha dalam peningkatan kerja  dan juga menginginkan supaya banyak masyarakat peduli terhadap kinerja pengadilan,” ungkap Hotnar Simarmata.

Ia meminta masyarakat mempercayakan kepada Majlis Hakim untuk memeriksa dan memutuskan perkara ini sesuai dengan ketentuan peraturan dan perundang-undangan yang ada, termasuk sejauh mana fakta persidangan itu dipertimbangkan semua dalam menjatuhkan putusan,” harapnya.

“Jadi tuntutan mereka itu kita lihat dalam putusan hakim nanti. Kami harap supaya saling menjaga, karena persidangan ini dilakukan secara maraton, dan kami harap jangan sampai terganggu,” tutupnya.