Detak-Palembang.com PALEMBANG – Permudah pelayanan administrasi kependudukan, Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Disdukcapil) Kota Palembang membuka 9 Unit Pelaksana Teknis Daerah (UPTD). Kepala Disdukcapil Kota Palembang, Edwin Effendi menyampaikan bahwa dibukanya 9 UPTD agar tidak ada penumpukan di Kantor Disdukcapil.

Edwin juga menginformasikan bahwa 9 UPTD akan melayani pembuatan Kartu Keluarga (KK) berdasarkan Undang Undang Kependudukan harus ditandatangani oleh  pejabat catatan sipil (Kadisdukcapil) atau UPTD.

“Masih banyak masyarakat yang belum tahu bahwa KK yang dahulunya ditandatangani oleh Camat, berdasarkan peraturan kependudukan baru harus ditandatangani Kadisdukcapil atau UPTD,” jelasnya di Kantor Disdukcapil, Jalan Demang Lebar Daun Palembang, Selasa (18/06).

Lanjutnya, 9 UPTD yang dibuka berada di 9 titik, di ana setiap 2 kecamatan akan dilayani oleh satu UPTD. Menurutnya selain untuk menghindari penumpukan di Disdukcapil, dibukanya UPTD agar masyarakat mudah menjangkau pelayanan pembuatan KK.

“Pejabat UPTD berwenang menandatangani KK. Kita membentuk UPTD sesuai aturan dan kalau tidak melaksanakan akan mendapat sanksi dari Kemendagri. Usulan kita setiap kecamatan ada UPTD, tetapi saat ini baru 9 UPTD yang terbentuk,” katanya

Selain pembentukan UPTD, Edwin juga menyampaikan bahwa program Disdukcapil dalam pembuatan KTP langsung jadi, tidak ada istilah menunggu sampai satu bulan.

“KTP hilang akan kita buat baru, silahkan datang ke loket 7 dengan membawa surat dari kepolisian. Untuk KTP rusak, patah atau robek akan dibuat baru, langsung dicetak di depan warga. Program ini baru berjalan satu bulan,” tutupnya.