Detak-Palembang.com PALEMBANG – Menjelang hari Raya Idul Fitri 1440 Hijriah, arus kendaraan meningkat dari biasanya 11 ribuah per hari menjadi 13 ribu sampai 14 ribu per hari. Hal itu dilihat dari meninggalkan pengguna tol Palembang-Indralaya (Palindra) sejak H-10 lebaran lalu hingga H-7.

Menurut Kepala Cabang Operasional Tol Palindra, Darman Edison, keluarnya kendaraan dari Palembang dilihat dari statistik jumlah kendaraan yang meningkat sebanyak 20 persen dari hari biasa.

“Jadi sudah ada peningkatan sekitar 20 persen, di mana rata-rata volume kendaraan biasanya 11 ribuan, kini sudah mencapai 13 ribuan per hari,” kata Darman, Kamis (30/5) lalu.

Masyarakat yang tinggal di Kota Palembang, banyak yang ingin merayakan Idul Fitri di kampung halaman di beberapa kabupaten di Sumatera Selatan serta yang mengarah ke Lampung bahkan ke luar pulau Sumatera.

Kacab Operasional Tol Palindra memprediksi puncak arus mudik sendiri baru akan terjadi pada Sabtu, 1 Juni 2019 atau H-4 lebaran.

“Saat puncak arus mudik sendiri jumlah kendaraan yang akan melintasi Tol Palindra diprediksi mencapai 14 ribu kendaraan per hari,” kata dia.

Sementara, untuk menyiagakan arus mudik pihak pemerintah provinsi Sumatera Selatan menyiagakan 13 derek guna mengantisipasi kemacetan di jalan lintas.

“13 mobil derek itu ditempatkan di berbagai kabupaten/kota di Sumsel. Mereka akan selalu standby selama arus mudik,” ujar Sekda Provinsi Sumatera Selatan, Nasrun Umar.