Detak-Palembang.com KEDIRI – Menyambut bulan suci Ramadhan 1440 H / 2019 M, Karang Taruna Kelurahan Pakelan, Kecamatan Kota melakukan pembagian takjil kepada pengguna jalan raya pada khususnya, warga Kota Kediri pada umumnya, Kamis (9/5/2019).

Aksi sosial pembagian takjil gratis yang dilakukan puluhan pemuda pemudi yang tergabung dalam Karang Taruna ini, tidak lepas dari semangat kerukunan umat beragama. Pembagian takjil tersebut dilakukan di perempatan jembatan Brawijaya, dan mereka mulai beraksi pukul 17.00 wib, jelang waktu menunjukkan berbuka puasa.

Dijelaskan Babinsa Pakelan, Serda Abu Nur Arifin, paket takjil yang dibagikan berasal dari berbagai sumber, baik warga maupun Karang Taruna itu sendiri. Lantaran berbeda asal sumber, isi paket takjil juga berbeda-beda.

Dari keterangannya, secara keseluruhan ada 620 paket takjil yang dibagikan sore itu. Dari 620 paket tersebut, terdiri dari 220 paket berisi nasi plus air mineral, 160 paket berisi ketan plus es kemasan, 140 paket berisi roti plus teh kemasan, 100 paket berisi kentang goring plus dawet.

Tak mau melewatkannya, Babinkamtibmas Pakelan, Aiptu Benny ikut membantu kelancaran pengguna jalan. Selain itu, ia memandu pemuda pemudi Pakelan, agar menyesuaikan tanda lampu rambu lalu lintas, saat menjalankan aksi sosialnya dijalan. 

Sementara itu, Ketua Karang Taruna Pakelan, Novario menjelaskan pembagian takjil ini dilakukan dalam rangka memeriahkan bulan suci Ramadhan, sekaligus kepedulian terhadap warga yang menjalankan ibadah puasa. Disamping itu, kegiatan tersebut untuk menjaga kebersamaan pemuda pemudi Kelurahan Pakelan.

Selain itu, Karang Taruna Pakelan ingin menunjukkan eksistensinya kepada warga kelurahan Pakelan pada khususnya dan warga Kota Kediri pada umumnya, sekaligus ikut berperan dalam segala kegiatan yang bergenre sosial.

Pembagian itu sendiri dilakukan hanya di 1 titik, tepatnya perempatan jalan menuju jembatan Brawijaya. Dalam pelaksanaannya, durasi pembagian relatif cukup singkat, lantaran ada 22 orang yang membagikannya secara bersamaan.

Saat rambu lalu lintas menunjukkan lampu warna merah atau waktunya semua kendaraan berhenti sejenak, mereka menjalankan aksinya membagikan paket takjil kepada seluruh pengguna jalan. Respon para pengguna jalan juga tak kalah serunya, mereka menerima sambil mengucapkan terima kasih, karena telah diberikan paket takjil secara gratis.