Detak-Palembang.com PALEMBANG – Dalam rangka penerapan E-Claim FKTP (Fasilitas Kesehatan Tingkat Pertama) Kota Palembang, BPJS Kesehatan Cabang Palembang Lakukan Sosialisasi E-Claim Primer FKTP kepada Puskesmas terpilih sebagai Pilot Project terkait E-Claim, Rabu, (22/5).

Turut hadir dalam acara Kepala Bidang Pelayanan Kesehatan Dinas Kesehatan Kota Palembang, Soepandi, Kepala Bidang Penjaminan Manfaat Primer BPJS Kesehatan Cabang Palembang, Indra Bayu dan 5 Puskesmas terpilih sebagai Pilot Project E-Claim Primer. Adapun kelima Puskesmas tersebut adalah Puskesmas Sei Selincah, Puskesmas Pembina, Puskesmas Makrayu, Puskesmas Padang Selasa dan Puskesmas 11 Ilir.

Dijelaskan Bayu bahwa terdapat 23.000 FKTP yang telah bekerjasama dengan BPJS Kesehatan dan 40% dari FKTP terdaftar adalah Puskesmas. Sebagai Pilot Project E-Claim FKTP telah ditetapkan 6 Kantor Cabang sebagai Pilot Project untuk program tersebut, salah satu diantara 6 Kantor Cabang tersebut adalah Kantor Cabang Palembang.

Electronic Claim di FKTP merupakan digitalisasi proses pelayanan dari input pelayanan dan penyampaian klaim tagihan oleh FKTP serta proses verifikasi oleh Kantor Cabang.

Tujuan dari E-Claim FKTP ini adalah Simplifikasi pengajuan berkas klaim Non Kapitasi, mempercepat proses verifikasi klaim non kapitasi secara efektif efisien dan akurat melalui pengembangan logic praverifikasi tersistem, dan meningkatkan kepuasan Fasilitas Kesehatan, tutur Bayu.

Mewakili Kepala Dinas Kesehatan Kota Palembang, Soepandi menyatakan bahwa sebagai penyedia layanan kesehatan kita patut bersyukur bahwa Kota Palembang menjadi salah satu Pilot Project Penerapan E-Klaim ini. Kita harus menyambut baik hal ini, semoga kedepan pelayanan bisa di tingkatkan.

Lebih lanjut Bayu menambahkan bahwa harapan dari penerapan E-Claim FKTP ini adalah untuk mempercepat pengajuan dan verifikasi klaim Non Kapitasi, membangun hubungan profesional berdasarkan trust and fairness terhadap fasilitas kesehatan serta diharapkan BPJS Kesehatan akan memiliki data yang lebih komprehensif terkait pelayanan yang diperoleh Peserta JKN-KIS termasuk detil data pelayanan non kapitasi yang diterima oleh Peserta.