Detak-Palembang.com BANYUASIN – Kondisi ketersediaan Sembilan Bahan Pokok (Sembako) di Pasar Sukajadi Kecamatan Talang Kelapa Banyuasin masih stabil selama Ramadan dan menjelang Idul Fitri 1440 hijriah. Ini terbukti dari hasil sidak oleh Kepala Dinas Koperasi Perdagangan UKM Banyuasin, Lukman beserta jajaran, Rabu (22/5/2019).

Selain memantau harga sembako, pihaknya juga mengawasi produk yang membahayakan konsumen, pembeli.

“Kita fokuskan pemantauan ketersediaan barang (sembako),” kata Lukman didampingi Kabid Perdagangan, Budi.

Selain itu, dilakukan pengecekan harga sembako, karena biasanya sembako dan harga barang lainnya mengalami kenaikan.

Pengawasan terhadap produk olahan seperti tahu perlu dilakukan karena bahan makanan ini kurang awet disimpan dalam waktu lama sehingga produsen cenderung melakukan kecurangan dengan membubuhi tahu dengan bahan pengawet berbahaya.

“Kita periksa, jika ditemukan mengandung zat berbahaya. Kita akan laporkan ke satgas pangan, untuk ditindaklanjuti,” tutur Lukman.

Diakuinya kalau makanan yang dijual oleh pedagang, Lukman menerangkan, kalau pihaknya tidak menyalahkan pedagang. “Tapi kita himbau, tidak lagi jual makanan yang dianggap membahayakan,” tegasnya.

Lukman menambahkan, kalau sudah menginstruksikan kepada seluruh UPTD pasar untuk meninjau dan memantau harga sembako. “Itu saya instruksikan, bahkan tiap pagi saya telpon langsung kepala pasarnya untuk menanyakan masalah harga,” ungkapnya.

Kegiatan ini sendiri merupakan instruksi langsung dari Bupati Banyuasin H Askolani SH MH dan Wakil Bupati Banyuasin H Slamet SH, agar tidak ada keresahan dan kegaduhan dari masyarakat terkait masalah stok dan harga sembako menjelang hari raya Idul Fitri 1440 Hijriah nanti.

Dijelaskan Budi, dari hasil kegiatan itu,  harga bawang merah dijual pedagang sekitar Rp 25 ribu per kg, bawang putih Rp 32 ribu per kg, cabai merah Rp 20 ribu per kg, cabai keriting Rp 25 ribu per kg, daging ayam Rp 29 ribu per kg, daging ayam kampung Rp 65 ribu per kg, daging sapi Rp 130 ribu per kg, beras selancar Rp 190 ribu per 20 kg, beras topi koki Rp 197 ribu per 20 kg.