Detak-Palembang.com PALEMBANG – sejumlah orang dari Lembaga Penelitian Kajian Pemuda (LPKP) diikuti 5 orang peserta aksi dan koordinator lapangan (Korlap) Heryadi dan David, Selasa (30/4/2019) menggelar aksi unjuk rasa di depan Kantor Walikota Jalan Merdeka, Bukit Kecil, Kota Palembang, Sumatra Selatan (Sumsel).

Massa aksi yang diteuai Heryadi menyatakan sikap, berdasarkan data temuan dan informasi yang diterimanya terkait pembangunan gedung serba guna Graha Tharra di Jalan Sersan Zaini, Lorong Bhayangkara, RT 28, Kelurahan Dua Ilir, Palembang, dalam hal ini diduga tidak mengantongi Izin Mendirikan Banguan (IMB) sebelum mendirikan bangunan sesuai Undang Undang (UU) RI Nomor 28 Tahun 2002 Bab IV tentang persyaratan pembangunan gedung dan bagian kedua persyaratan administratif bangunan gedung pasal 8 ayat 1 huruf C tentang IMB gedung.

“Berdasarkan hasil kajian kami, diduga pembangunan gedung serbaguna Graha Tharra melanggar tata tertib persyaratan administratif bangunan gedung,” ujar Heriyadi.

Ia mendesak Walikota Palembang agar segera menjalankan amanah sesuai UU RI Nomor 28 Tahun 2002 bagian ke 5, yakni Pembongkaran pada pasal 39 poin pertama huruf C yang mana dimaksud UU tersebut ialah setiap bangunan gedung dapat di bongkar apabila diduga tidak memiliki IMB.

“Mendesak Walikota Palembang segera mengintruksikan kepada Satpol PP Kota Palembang untuk melakukan pembongkaran terkait dugaan pembangunan gedung serbaguna Graha Tharra yang dalam hal ini di duga tidak mempunyai surat IMB,” desak Heriyadi.

Heriyadi juga meminta Walikota Palembang untuk menyegel pembangunan gedung serbaguna Graha Tharra serta memanggil pemiliknya agar diberikan sanksi seberat-beratnya.

“Dalam hal tersebut, diduga tidak mengindahkan peraturan UU yang ada di Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI),” pinta Heriyadi.

Massa aksi diterima Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) Kota Palembang diruang rapat Asisten II, Bastari dengan ditanggapan dirinya apresiasi massa aksi atas kepedulian melaporkan pembangunan gedung tersebut.

“Saya apresiasi atas kepedulian adik – adik telah melaporkan hal tersebut, dan kami akan menurunkan tim untuk mengecek terlebih dahulu gedung tersebut,” ungkap Bastari.