Detak-Palembang.com – Sebelum kamu menyampaikan konfirmasi mengenai berita hoax tersebut kepada orang tua, sahabat di grup, tetangga, kamu harus udah punya dasar teori dan berita sanggahan yang tepat.

Ketika kamu mendapati orang nggak sengaja nyebar berita yang terindikasi hoax, cobalah untuk ngecek dulu dari mana sumber beritanya. Biasanya berita hoaxdisebar lewat situs yang nggak kredibel. Nama situsnya sendiri juga biasanya nggak jelas, dengan judul yang clickbait banget. Aplagi kalo sumber artikelnya cuma ditulis “dari grup sebelah”, atau malah nggak ada sumbernya sama sekali.

Kalo udah gini, cari artikel yang terkait dengan berita yang disebar. Pastikan kamu punya beberapa sumber sebagai dasar argumen nanti supaya bisa ditunjukin ke orang-orang di dekatmu.

Berikan apresiasimu yang sedalam-dalamnya pada orang tersebut sebelum mengklarifikasi kebenaran berita tersebut kepada mereka.

Ketika kamu berusaha keras buat menyadarkan orang kita kalo nyebarin hoax itu salah, biasanya orang tua malah cenderung berbalik untuk menolak. Bener nggak? Nah daripada kamu sibuk maksain untuk meyakinkan mereka, mending kamu ngasih apresiasi kepada mereka karena udah menyebarkan informasi itu. Gimana-gimana, sebenarnya mereka punya niatan yang baik untuk membantu nyebarin informasi penting ke keluarga atau teman yang lain, supaya mereka lebih waspada.

Setelah itu, baru jelaskan kepada mereka mengenai temuan apa saja yang telah kamu temukan terkait dengan berita hoax tersebut. Jangan lupa tunjukin juga kepada mereka bukti-bukti apa aja yang kamu punya.

Ketika ada penolakan dari mereka, tetap sabar. Jangan marah dulu pokoknya.

Terkadang yang kamu inginkan nggak bisa kamu capai segera. Makanya, nggak ada salahnya untuk sabar sejenak. Kalo emang beritanya udah disebar, ya udah. Kamu bisa mencoba lagi di kemudian hari. Mungkin mereka sebenarnya juga agak ragu dengan apa yang kamu informasikan atau apa yang mereka sebarkan, apalagi kalo ternyata di media terungkap bahwa apa yang mereka sebarin ternyata emang hoax sesuai dengan yang udah kamu peringati.

Ketika mereka sudah bisa menerima bahwa berita tersebut hoax, bantu untuk mengedukasi mereka agar kejadian tersebut tidak terulang lagi.

Saat mereka sudah memutuskan untuk menolak dan tidak sembarangan menerima berita, saatnya selangkah lebih maju dengan mengedukasi mereka mengenai penggunaan handphone yang baik. Tunjukin ke mereka mana aja situs-situs yang biasanya terindikasi menyebar hoax atau hate speech, atau seperti apa judul-judul provokatif dan cara untuk mengecek kredibilitas artikel tersebut.

Sebagai generasi milenial yang lebih paham mengenai teknologi dan media sosial, Edukasi orang-orang terdekat kamu supaya lebih bijak bermedia sosial. Jangan sampai orang-orang yang kamu kasihi juga turut jadi penyebar berita hoax yang bisa memperkeruh suasana.