Detak-Palembang.com PALEMBANG – Melambungnya harga tiket pesat perjalanan domestic di seluruh nusantara tinggi mengakibatkan banya beralihnya calon penumpang menggunakan moda transportasi selain pesat terbang. Apalagi menjelang Idul Fitri 1440 Hijriah ini. 

Untuk mengantisipasi membludaknya penumpang yang beralih menggunakan moda transportasi laut, pihak PT Pelabuhan Indonesia II atau Indonesia Port Corporation (IPC) Palembang akan menambah jumlah armada kapal yang akan dipergunakan untuk menyebarang ke pulau Bangka.

Prediksi jumlah penumpang kapal di Pelabuhan Boom Baru selama arus mudik lebaran akan meningkat. 

“Kami yakin ada peningkatan jumlah pengguna jasa kapal cepat di pelabuhan Boom Baru. Apalagi kan tahun ini harga tiket pesawat terbilang cukup tinggi,” ujar General Manager PT Pelabuhan Indonesia II Cabang Palembang, Agus Edi Santoso, Sabtu, 18 Mei 2019.

Menurut Agus, Pelabuhan Boom Baru Palembang diprediksi akan lebih sibuk, terutama kepadatan arus penumpang yang terjadi H-7 lebaran. Sebagai antisipasi, pihaknya akan menambahkan jumlah armada kapal, termasuk jumlah kapal yang berlayar.

“Sebagai antisipasi lonjakan penumpang, kami sudah berkoordinasi dengan pemilik moda transportasi dan akan ada penambahan sejumlah unit kapal. Nantinya dalam sehari akan ada tiga kapal yang mengangkut penumpang,” ujarnya.

Berdasarkan catatan PT Pelindo II, untuk tahun lalu jumlah penumpang di pelabuhan Boom Baru sebanyak 62.000 orang per tahun. Namun diprediksi tahun ini akan terjadi lonjakan.

Dengan kemungkinan jumlah penumpang akan meningkat, PT Pelindo II sudah menyiapkan antisipasi. Pertama, meningkatkan pelayanan bagi para penumpang, di antaranya dengan mempersiapkan sumber daya manusia.

Kemudian menambah fasilitas pelayanan, seperti memperbaiki ruang tunggu penumpang, menambah jumlah kursi tunggu, hingga menerapkan auto gate system dengan memanfaatkan teknologi tinggi.

“Dengan begini, para pengantar penumpang tidak bisa masuk hingga ke ruang tunggu, melainkan hanya sampai batas pintu depan. Karena hanya penumpang yang memiliki tiket yang bisa masuk. Ini juga demi kenyamanan dan keamanan penumpang,” jelas Agus.

Selanjutnya, kata Agus, pihaknya juga membuka posko arus mudik dan arus balik di halaman pelabuhan Boom Baru. Posko ini merupakan pelayanan pemudik, baik informasi ataupun kesehatan dan sebagainya.

“Kami bekerja sama dengan kepolisian, TNI, dinas kesehatan, dan lainnya untuk bersinergi memberikan pelayanan bagi masyarakat yang hendak mudik,” kata dia.