Detak-Palembang.com PALEMBANG – Walikota Palembang H Harnojoyo bersama Forum Komunikasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Kota Palembang menggelar rapat dan silaturahmi penyelenggara Pemilu dan Komponen Masyarakat Kota Palembang Pasca Pemilu 2019, Minggu (28/4).

Silaturahmi ini ditujukan untuk menciptakan situasi Kamtibmas Kota Palembang yang kondusif, aman, dan damai.

Walikota Palembang H Harnojoyo mengatakan, Pemilu 2019 di Kota Palembang telah dilaksanakan dengan aman dan kondusif.
Dirinya berharap situasi zero conflict di Palembang akan senantiasa terjaga pasca Pemilu 2019.

“Kehadiran kita pada hari ini diamanahkan masyarakat untuk bersikap adil serta menciptakan situasi yang aman dan tenang. Mari kita Forum Komunikasi Pimpinan Daerah dan Komponen Masyarakat Kota Palembang, bersatu padu untuk mewujudkan Palembang dan Indonesia yang lebih baik,” ujarnya.

Dirinya sangat mengapresiasi partisipasi masyarakat menggunakan hak pilih pada Pemilu yang mencapai hingga kisaran 80 persen.

Oleh karena itu Walikota mengajak seluruh pihak untuk saling berkomunikasi dan memberikan pengertian kepada masyarakat untuk senantiasa menjaga kerukunan.

“Perbedaaan pilihan boleh, namun harus tetap menjunjung persatuan dan kerukunan di Kota Palembang ini. Mari kita kawal C1 dan hormati keputusan akhir KPU. Bila ada hal yang tidak sesuai, silahkan untuk menggunakan jalur konstitusi dalam penyelesaiannya,” ujarnya.

Dirinya mengingatkan, riak perbedaan di masyarakat merupakan introspeksi bagi semua.
Hal ini hendaknya menjadi motivasi bagi seluruh pihak untuk lebih baik lagi membangun Kota Palembang.

Sementara itu Kapolresta Palembang Kombes Pol Didi Hayamansyah, Polri dan TNI senantiasa menjaga hubungan antar masyarakat untuk sama-sama menjaga keamanan Kota Palembang.
Dengan situasi kondusif, aman, dan damai diharapkan dinamika pembangunan Kota Palembang akan berkelanjutan.

“Pemilu di Palembang terlaksana dengan lancar aman dan damai. Kita bersyukur tidak terjadi konflik apapun, terlebih Sumsel sudah dikenal sebagai daerah zero conflict,” ujarnya.

Ditambahkannya, hal yang berkaitan dengan pelanggaran apapun dipersilahkan untuk diselesaikan melalui jalur konstitusi.

Dandim 0418 Letkol Inf Honi Havana, TNI dan Polri selalu berdampingan dalam menyakinkan masyarakat bahwa mekanisme Pemilu 2019 dilaksanakan secara jujur, dan adil.

“TNI dan Polri netral 100 persen. Tugasnya menjaga kondusifitas pelaksanaan Pemilu 2019. Masyarakat harus dewasa dan tidak membentuk persepsi dari informasi yang beredar dari HP, namun harus bersandar pada informasi dari institusi yang berwenang,” ujarnya.

Pada kesempatan tersebut Forkopimda dan Komponen Masyarakat mendeklarasikan Kesepakatan Sabar Menunggu dan Menerima Keputusan KPU RI tentang hasil Pemilu 2019.