Detak-Palembang.com MUARADUA -Target pencapaian ketersedian lembaga pendidikan PAUD pada 2018 ini telah terpenuhi oleh Pemerintah Kabupaten Ogan Komering Ulu (OKU) Selatan, di mana setiap desa telah memiliki minimal satu PAUD.

Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten OKU Selatan Zulfakar Dani melalui Kabid Pendidikan Non Formal dan Informal (PNFI) Zubaidah mengungkapkannya kepada wartawan, Kamis (15/02) pagi di ruang kerjanya.

Bahkan lanjut Zubaidah, setiap desa sudah memiliki dua hingga tiga PAUD, di mana jumlah PAUD yang ada saat ini berjumlah 275 unit yang tersebar di 252 desa dan 7 kelurahan di 19 kecamatan se Kabupaten OKU Selatan.

Dijelsakannya, dari jumlah sebanyak itu, sebagian PAUD sudah ada yang memiliki gedung dan sebagian lainnya masih menumpang di rumah warga dan kantor desa.

PAUD yang sudah memiliki gedung itu , ada yang dibangun menggunakan dana dari Anggaran Dana Desa (ADD) dan ada pula dari instansi terkait.

Menurut mantan Kabid SD itu, di setiap desa dalam satu kecamatan diperbolehkan memiliki lebih dari satu PAUD, dengan catatan mereka harus berkoordinasi dan saling bekerjasama antar PAUD.

Hal itu dimaksudkan guna menghindari persaingan yang tidak sehat untuk mendapatkan jumlah murid.

Dinas Pendidikan Kabupaten OKU Selatan mengintruksikan kepada pengurus PAUD dan Kelompok Bermain (KB) untuk membagi dua kriteria untuk PAUD dan KB berdasarkan usianya.

“Jika untuk menggikuti PAUD belum memungkinkan dikarenakan faktor usia, maka diperbolehkan anak-anak tersebut mengikuti KB dengan usia 3 sampai 4 tahun, berbeda dengan anak- anak PAUD usia 4 sampai 6 tahun.” terang kabid pengganti Reza Fahlevi itu.