Detak-Palembang.com KEDIRI Sudah 10 hari lamanya tak terlihat oleh tetangga, Puryoko (53 tahun) yang beralamat di Dusun Setono Desa Tales Kecamatan Ngadiluwih Kabupaten Kediri, tahu-tahu diketemukan warga sudah dalam keadaan tidak bernyawa lagi di rumah kediamannya. Temuan tersebut, diketahui tadi malam, setelah 4 hari lamanya kecurigaan warga sekitar atas bau busuk yang tercium disekeliling rumah Purwoko, Rabu (14/03).

Dari keterangan Danramil Ngadiluwih Kapten Inf Supriyadi dari lokasi kejadian, menurut kesaksian saudara dan tetangga sekitarnya, Purwoko selama 10 hari lamanya tak terlihat keluar masuk rumahnya atau lewat dijalan. Sebagaimana keterangan saudara dekatnya, Suratin (61 tahun) warga Dusun Setono Desa Tales Kecamatan Ngadiluwih Kabupaten Kediri, Purwoko yang biasa setiap 2 hingga 3 hari mampir ke rumahnya, tak pernah dilakukan. Demikian juga saudara Purwoko lainnya, Suminatun (63 tahun) warga Dusun Setono Desa Tales Kecamatan Ngadiluwih Kabupaten Kediri, tak pernah melihat Purwoko, padahal dalam kesehariannya sudah dipastikan akan melewati rumahnya.

Menurut penjelasan saksi-saksi, 4 hari sebelumnya, Suratin yang ingin menemui Purwoko dan dirinya mencurigai adanya bau busuk disekitar rumah Purwoko. Semula Suratin ingin bertemu Purwoko perihal bau busuk yang ada di sekitar rumahnya, tetapi karena rumahnya tertutup rapat dan tidak pernah terbuka, Suratin mengurungkan niatnya. Sore ini, bau busuk sangat jelas tercium Suratin, tanpa basa basi ia memberitahukan kondisi rumah saudaranya itu kepada Kepala Desa M.Khoirul Anam (44 tahun), Ketua RT setempat Purnomo (47 tahun), tetangga terdekatnya Winanto (44 tahun), Sumiyanto (54 tahun) selaku Kepala Dusun Setono.

Secara bersamaan, mereka bersama Kapten Inf Supriyadi (kebetulan tinggal 1 desa) menuju rumah Purwoko dan mendobrak pintu rumahnya, saat masuk, Purwoko diketemukan sudah dalam kondisi tidak bernyawa lagi. Pasca penemuan Purwoko inilah, Suratin didampingi Winanto melaporkan penemuan saudaranya tersebut tersebut ke Polsek Ngadiluwih.

Dugaan sementara, Purwoko meninggal karena sakit, hal itu berdasarkan keterangan Winanto dan Suminatun, yang mengatakan bahwa Purwoko terlihat sakit-sakitan cukup lama, sebelum diketemukan dalam kondisi tidak bernyawa di rumah kediamannya, atas informasi tersebut. Sampai berita ini diturunkan, kejadian ini masih dalam penyelidikan oleh pihak Polsek Ngadiluwih.